LEGENDA SUNGAI JERNIH

Standard

Pada suatu hari seorang janda beserta dua anaknya menghadiri undangan pesta kenduri di suatu desa. Kedua anak itu amat senang. Dalam kegembiraannya mereka lupa akan pesan ibunya yang melarang mereka pergi jauh-jauh, kegairahan mereka menjadi bertambah besar. Tatkala mereka melihat suatu kolam yang amat jernih airnya. Karena waktu itu hari amat panas, timbullah selera mereka untuk mandi di kolam itu. Tidak berapa lama sang ibu teringat akan anak-anaknya,  Mereka tidak kembali ke pesta.

 

Haripun berganti petang, namun mereka belum juga kembali. Si ibu pulang sambil menangis, sankin lelahnya si ibu tertidur. Ia bermimpi melihat seorang nenek yang sungabgjhg menghampirinya sambil berkata “anak-anakmu sudah menjadi penghuni kolam yang letaknya tidak jauh dari tempat pesta kemarin ,jika engkau hendak menjumpai mereka lemparkan segenggam nasi ke dalam kolam itu,. Mereka akan menyambutmu.” Begitu terbangun si ibu langsung ke kolam membawa nasi. Setibanya di kolam, si ibu menebarkan nasi sambil memenggil nama anak-anaknya. Tidak  berapa lama muncullah 2(dua) ekor ikan besar yang amat indah tubuhnya. Melihat ikan itu, si ibu menangisi nasib kedua anaknya. Orang-orang desa datang untuk menghibur si ibu,tetapi usahanya sia-sia, si ibu amat sedih hatinya.

 

Sejak peristiwa itu, air kolam semakin jernih da berkilau, lambat laun desa itu mendapat julukan desa sungai jernih, terletak di sebelah utara Nagari Baso, Kabupaten Agam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s